Akan Di Suntik Mati, Tahanan AS Akui Penyesalan Dan Meminta Maaf

Suntik Mati Tahanan AS – Sistem hukuman mati juga berlaku di Amerika Serikat, tepatnya berada di bagian otoritas negara bagian Ohio. 30 tahun yang lalu, pria yang bernama Robert Van Hook ini telah melakukan kejahatan dengan melakukan pembunuhan secara sadis. Akibat dari ulahnya itu, pria itu akan mendapatkan hukuman berat berupa suntik mati.

Baca juga: Terlibat Isis, 3 WNI Di Tangkap Kepolisian Malaysia

Setelah mendengakan ganjaran hukuman yang akan di berikannya, sebelum ia di suntik mati. Tahanan tahanan tersebut menangis saat menyampaikan permintaan maafnya untuk keluarga korban.

Sebelum di suntik mati pada hari Rabu 18 Juli 2018 yang lalu, Robert Van Hook menyatakan penyesalannya atas pembunuhan David Self pada tahun 1985.

Hook membunuh Self secara brutal pada tahun 1985, atau lebih dari tiga dekade silam. Saat itu, keduanya pergi ke apartemen Self setelah berkenalan di sebuah bar gay di kota Cincinnati. Namun di apartemen Self, Hook mencekik dan menikam pria berumur 25 tahun itu berulang kali dengan pisau dapur. Polisi menyatakan bahwa Hook mencoba memenggal korbannya.

Saat di pengabdilan, Hook mendapatkan pembelaan dari pengacaranya bahwa Hook mengalami kesehatan jiwa karna kecanduan narkoba, seta sering mengalami kekerasan semasa ia masih kecil.

Pengacara Hook juga mengatakan bahwa kliennya telah menyesali kejahatannya. Di persidangan, Hook mengaku telah beberapa kali memperdaya pria-pria gay untuk datang ke apartemen mereka guna merampok mereka.

“Saya sangat menyesal telah mengambil saudara laki-lakimu dari Anda. Saya tidak baik,” ujar Hook kepada para anggota keluarga Self, yang hadir di penjara di kota Lucasville, Ohio untuk menyaksikan eksekusi mati tersebut.

“Saya harap kalian kini memiliki kedamaian,” imbuh pria berumur 58 tahun.

Hook di nyatakan meninggal saat pukul 10.44 waktu setempat (18/7/2018). Sebelum ia meninggal, pihak Media dari AS memberitahukan bahwa pria yang berusia 58 tahun itu menangis dan menyampaikan beberapa kata-kata terakhirnya.

Hook menjadi terpidana mati kedua yang dieksekusi di AS dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya pada Selasa (17/7) malam waktu setempat, otoritas Texas mengeksekusi mati Christopher Young (34) atas pembunuhan Hasmukh Patel, pemilik toko kelontong, dalam insiden perampokan pada tahun 2004 silam.

Akan Di Suntik Mati, Tahanan AS Akui Penyesalan Dan Meminta Maaf

Navigasi pos