Almarhum Ayah Adalah Parther Enda Ungu Dalam Menghidupi Adik-Adiknya

Almarhum Ayah Adalah Parther Enda Ungu Dalam Menghidupi Adik-Adiknya

Kabar duka datang dari dunia entertainment. Ayahanda Enda Ungu, Franco Wellyjat Medjaya, meninggal pada hari Kamis (8/3) setelah dilarikan ke ICU karena mengeluh perutnya sakit. Jenazah almarhum dimakamkan di TPU Kemiri Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (9/3).

Saat diwawancarai setelah pemakaman almarhum, Enda bilang sang ayah tak bilang sakit atau mengeluh. Beliau cuma bilang ingin ke Jakarta, bermain dengan cucu. Saat di Jakarta itulah, almarhum mengeluh sakit perut.

“Baru sehari di Jakarta, sakit perut engap. Akhirnya subuh dibawa ke RS. Diinfus, tapi masih bercanda-canda.Dia tanya kerjaan, Ungu gimana. Tiba-tiba malem sudah sesak nafas, cepet sekali.

Aku aja harus deket banget. Pas dicek normal, detak jantung bagus. Kita juga bingung tapi kok beliau ngedrop terus. Akhirnya kita sepakat masukkan ke ICU. Setengah jam masuk ICU, detak jantungnya sempat hilang. Terus bertahan sampai besok. Akhirnya Zara (anak Enda) datang, ‘Assalamualaikum’, terus (almarhum) kasih respon,” cerita Enda.

“Terus aku pilang, aku bilangh, ‘Pap, jangan kemana-mana dulu. Enda mau pulang dulu, jangan tinggalin Enda dulu.’ Pas aku balik lagi, aku bilang, ‘Pap, Enda udah di rumah sakit’, terus selang beberapa menit indikator langsung drop. Enda bilang, ‘Tenang aja, Enda bakal temani terus’. Papa sama mama tuh dekat banget. Ke mana-mana tuh bareng. Lagi ribut aja bisa bareng,” lanjut gitaris Ungu ini.

Sosok sang papa bener-bener seperti sahabat bagi Enda. bukan hanya itu, almarhum yang seorang pegawai negeri sahabat bagi enda. bukan hanya itu, almarhum yang seorang pegawai negeri baginya adalah seorang partner. “Ya selama ini partnerku kerja buat hidupi adik-adikku,” kata pria berusia 41 tahun itu.

Lalu apakah Enda merasa ada firasat sebelum ditinggal pergi sang papa? “Semua aku WA, pas mimpi gigiku tanggal. Semua aku WA, anak-anak Ungu. Mamaku juga aku WA. Pas bapak udah di Jakarta pun, bapak masuk rumah sakit aku bilang jangan kemana-mana dulu. Namanya firasat ya. Karena beliau tahu aku kan anak tertua. Pas sudah drop, dia nitip mama, adik-adik,” pungkas Enda.

Almarhum Ayah Adalah Parther Enda Ungu Dalam Menghidupi Adik-Adiknya

Navigasi pos