Bagi Almarhum Ayah, Enda Ungu Adalah Trouble Maker

Bagi Almarhum Ayah, Enda Ungu Adalah Trouble Maker

Kabar duka datang dari dunia entertainment. Ayahanda Enda Ungu, Franco Wellyjat Medjaya, meninggal pada hari Kamis (8/3) setelah dilarikan ke ICU karena mengeluh perutnya sakit. Jenazah almarhum dimakamkan di TPU Kemiri Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (9/3).

Saat diwawancarai setelah pemakaman sang ayah, Enda mengenang pesan dan masa kecilnya bersama dengan almarhum. Banyak hal yang diingat dan dikhawatirkan oleh gitaris Ungu ini setelah kepergian sang ayah untuk selama-lamanya.

“Dia cuma nanya anak-anak belajar dance, nyanyi, bahasa Inggris bagus, sudah bisa ngaji belum. Itu berkali-kali. Namanya bapak. Dia anggap gue nih di rumah trouble maker (pembuat masalah) banget. Jadi kalo ada apa-apa pasti gue. Selalu kalo ketemu aku, ‘Kalo mau bandel, bandel sendiri. Jangan bawa-bawa orang.’,” kenang Enda.

“Aku merasa beberapa hari ini pas beliau di Jakarta, aku putuskan tidak kerja. Ya bapak seneng sih ada di deket beliau, jenaka. Meski disiplin dan galak, apalagi soal salat dan sekolah. Dari kecil aku ingat banget, hidup harus berbagi. Kita hidup susah banget. Yang bikin khawatir mamaku (setelah meninggalnya ayah). Kalo aku masih bisa kontrol. Tapi kita kan nggak tahu gimana perasaan orang lain. Dari dulu mama papa nggak pernah bersitegang lama,” lanjut Enda.

Ada sedikit kebingungan soal dimana almarhum dimakamkan. ayah Enda adalah orang ternggerang yang bertahun-tahun tinggal di Manado. tetapi entah kemnapa beliau setelah meninggal minta dimakamkan di jakarta merasa kalaui almarhum ingin dimakamkan di sana.

Selain meninggalkan istri, anak, dan cucu; ayahanda Enda juga pergi meninggalkan anak asuhnya. Tapi Enda meyakinkan kalau anak asuh sang ayah sudah sukses. “Anak asuhnya udah lebih sukses dari aku. Gitu ya bapak ya. Bapak paling nggak suka lihat anak nggak sekolah,” pungkas Enda.

Bagi Almarhum Ayah, Enda Ungu Adalah Trouble Maker

Navigasi pos