Bentrok Senjata Pakistan vs India, Tewaskan 5 Warga Sipil

Bentrok Senjata Pakistan vs India, Tewaskan 5 Warga Sipil – Lima anggota keluarga india tewas dan dua lainnya luka-luka akibat dari adu tembak antara pasukan Pakistan vs India di sepanjang Garis Kontrol, Ahad. “Daerah ini secara de facto diakui milik India dan Pakistan,” kata militer dan polisi India.

Baca juga: Trump Mengatakan, Akan Tarik Bantuan Dari Suriah Barat

Menurut dari pejabat militer India (yang tidak ingin disebutkan namanya), meskipun kedua negara ini telah menandatangani genjatan senhata 15 tahun yang lalu, kedua negara ini masi saja sempat melakukan bentrok senjata berat sampai memakan korban jiwa.

“Sembilan warga di wilayah perbatasan Kashmir Pakistan cedera akibat tembakan pasukan India pada Sabttu malam, 17 Maret 2018,” pernyataan dari militer Pakistan, Ahad.

Ketegangan dua negara yang bertetangga ini semakin meninggi sejak munculnya sebuah serangan terhapa camp militer India yang sebagian besar menguasai sebagian wilayah Kashmir beberapa bulan yang lalu. Dalam insiden tersebut, telah menewaskan enam serdadu. Dengan kejadian itu, India menyalahkan negara Pakistan atas serangan itu.

Negara di Asia Selatan ini pernah terlibat perang sengit sejak merdeka pada 1947 untuk memperebutkan Kashmir yang berpenduduk mayoritas muslim. Kedua negara mengklaim bahwa Kashimir bagian dari wilayah mereka.

Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan India, Letnan Kolonel Devender Anand, Ahad, pasukan Pakistan yang memulai serangan pada pukul 07.45 pagi waktu setempat.

“Mereka sangaja menembaki warga sipil,” kata Anand. “Militer membalas dengan kuat dan efektif guna membungkam senjata Pakistan.”

Direktur Jenderal Kepolisian India di Kashmir, SP Vaid, dalam keterangannya kepada media mengatakan, lima orang yang tewas berada di Desa Devta Dhar ketika rumah Choudhary Mohammad Ramzan dihantam senjata berat.

di antara yang tewas itu antara lain Ramzan, 45 tahun, istrinya Malka Bi, 45 tahun, dan tiga putranya: Muhammad Rehman, 19 tahun, Muhammad Rizwan, 18 tahun, dan Muhammad Razaq.

“Seluruh korban tewas lima orang,” ucap Vaid.

Adapun dua putri Ramzan yakni Nooren Akhtar, 14 tahun, dan Marin Akhtar, 7 tahun, kondisinya kritis. “Keduanya dilarikan ke sebuah rumah sakit di Jammu, India,” kata Vaid.

Bentrok Senjata Pakistan vs India, Tewaskan 5 Warga Sipil

Navigasi pos