Di Hadapan Ratusan Siswa, Cina Lakukan Hukuman Mati Pada Bandar Narkoba

Berita seluruh dunia – Narkoba merupakan zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan, pikiran, suasana hati serta perilaku jika masuk ke dalam tubuh manusia baik dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, intravena, dan lain sebagainya. Dengan penyalah gunaan, dapat memberikan efek yang sangat berbahaya bagi orang yang pernah mencobanya.

Baca juga: Karna Ngantuk, Petugas TPS Salah Minum Kopi Saat Berjaga Di Tempat Pencoblosan

Maka dari itu, zat kimia yang satu ini selalu di larang untuk di edarkan. Jika ketahuan menggunakan ataupun memakai narkoba, maka sanksi berat akan segera di terima sesuai dengan hukum pasal yang ada. Di setiap negara memiliki cara yang berbeda-beda untuk memberikan hukuman pada bandar ataupun pemakai narkoba.

Seperti di negara Cina, di negara ini memiliki cara sendiri untuk memberantas para bandar narkoba yang bisa menjadi penghasut warga lainnya untuk menggunakan bahan kimia tersebut. Cara yang di gunakan pada negara ini sangat lah ampuh agar para generasi mudah lainnya tak terpengaruh dengan narkoba, terlebih menjadi seorang bandar narkoba.

Cina akan melakukan tembak mati para bandar narkoba di hadapan ratusan orang yang didominasi oleh anak-anak sekolah. Dengan begitu pastinya para pelajar tersebut akan merasa ketakutan jika ingin melakukan hal yang melanggar aturan dari negara.

Kejadian kali ini terjadi di Haikou, Provinsi Hainan, Cina selatan, Selasa (26/6) pekan ini. Saat itu, terdapat dua bandar narkoba dipamerkan dan ditembak mati di hadapan pelajar maupun mahasiswa. Penghukuman publik itu digelar Pengadilan Qiongshan dan Pengadilan Menengah Haikou, dan ditonton oleh sekitar 300 warga.

“Itu adalah bagian dari kampanye pemerintah pada Hari Internasional Melawan Penyalahgunaan Narkoba dan Peredaran Gelap, yang jatuh pada 26 Juni setiap tahun,” Tulis hinews.cn.

Orang pertama yang akan menjalani hukuman mati tesrebut adalan Cai Liqun, saat ini ia telah berusia 39 tahun. Kesalahan yang telah di perbuatnya merupakan menjual narkoba jenis sabu dan magu. Narkoba yang disebut terakhir adalah campuran sabu dan kafein yang tergolong baru di Cina.

Sebelum menjualnya pada orang-orang, Cai ternyata membeli narkoba tersebut melalui pos. Setelah ia mengambil narkoba itu, ia segera menjualnya pada ornag yang menginginkan demi mendapat keuntungan yang cukup besar, ia melakukan hal itu pada bulan September dan November tahun 2015.

Bandar narkoba kedua, Huang Zhengye, 36 tahun, dinyatakan bersalah memiliki dan menjual sabu. Dia tertangkap memiliki 4.749 gram sabu pada tahun 2015.

“Sekarang saya umumkan, bawa Cai Liqun dan Huang Zhenye dibawa ke tempat eksekusi dan dihukum tebak,” kata seorang hakim perempuan di lapangan tersebut.

Pan Hui, yang menjadi guru SMA, ia mengatakan bahwa eksekusi itu di lakukan agar membantu untuk mendidik siswa-siswanya agar mereka lebih mengerti lagi bahwa pemakaian narkoba sangat lah tidak baik bagi kesehatan. Terlebih lagi jika mengedarkan narkoba, maka nasip mereka akan menjadi seperti kedua pria yang di eksekusi itu.

Di Hadapan Ratusan Siswa, Cina Lakukan Hukuman Mati Pada Bandar Narkoba

Navigasi pos