Niat Baik Sang Anak Malah Menjadi Penambah Duka Mendalam Bagi Keluarga

Niat Baik Sang Anak Malah Menjadi Penambah Duka Mendalam Bagi Keluarga – Kabar duka yang sangat menyedihkan ini berasal dari Kabupaten Toraja, Sulawesi Selatan. Dimana sang anak menjadi korban yang menyusul kepergian ibunya pada saat ia melakukan ritual pemakaman dari adat Rambu Solo. Peristiwa itu terjadi pada hari Jumat, 15 Juni 2018 kemarin. Kejadian itu semakin menambah luka mendalam sang keluarga setelah kehilangan anggota keluarga yang sangat di cintai.

Peristiwa itu terjadi saat sang anak yang bernama Samen Kondorura sedang mengangkat peti jenazah ibunya, Berta Kondorura. Samen terjatuh dari tangga bersama warga lainnya, mirisnya ketika ia terjatuh, peti yang di angkat oleh Samen juga ikut terjatuh dan menimpah tepat di bagian kepalanya.

Baca juga: Dukungan Golkar Terhadap Amien Rais Yang Ingin Nyapres 2019

Ketika peristiwa itu terjadi, pihak keluarga dan warga lainnya langsung membantu Samen yang sedang tertimpa dan membawanya menuju Rumah Sakit Elim. Sesampainya disana, Samen langsung di berikan pertolongan pertama. Namun sedihnya nyawa anak itu tidak dapat tertolongkan lagi.

Awal musibah itu terjadi ketika keluarga sedang melangsungkan pesta adat Rambu Solo Mapalao atau dengan kata lain ritual pemakaman memindahkan jenazah dari dalam rumah yang akan di letakan di atas lakkean atau rumah khusus untuk tempat peristirahatan terakhir orang yang telah meninggal.

Para warga mengatakan, tangga lakkean yang di gunakan itu terbuat dari bambu. Dengan banyaknya orang-orang yang naik di tangga itu, di duga bahwa bambu tersebut tidak kuat menahan beban orang-orang yang berada di tangga. Di tambah lagi dengan beratnya peti jenazah yang akan di letakan di atas lakkean.

Sedikit lagi peti jenazah sampai di atas lakkean, tiba-tiba tangga bergeser dan langsung roboh. Orang-orang yang ada di tangga itu pun semuanya terjatuh, begitu juga sang korban. Ketika korban terjatuh, peti jenazah ibunya menyusul terjatuh dan menimpah kepalanya.

Ketika sedang dalam duka yang mendalam, anggota keluarga lainnya di tambah lagi dengan duka yang sangat mendalam ketika melihat peristiwa itu terjadi. Anggota keluarga lainnya tak menduga peristiwa itu terjadi ketika mereka semua sedang larut dalam kesedihan.

Niat Baik Sang Anak Malah Menjadi Penambah Duka Mendalam Bagi Keluarga

Navigasi pos